
"Literasi merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter dan kecerdasan anak. Melalui pelatihan Membaca Berimbang ini, kita ingin memastikan para pendidik memiliki strategi yang tepat dan interaktif dalam mendampingi siswa, sehingga minat serta kemampuan membaca anak-anak di Sumba Timur dapat terus meningkat," ujar Imanuel.
WAINGAPU – Dinas
Pendidikan Kabupaten Sumba Timur bekerja sama dengan Yayasan Literasi Anak
Indonesia (YLAI) resmi menyelenggarakan Pelatihan Pendekatan Program Membaca
Berimbang Bagi Guru dan Kepala Sekolah. Kegiatan yang bertujuan untuk
menguatkan kemampuan literasi dasar anak ini berlangsung selama tiga hari,
mulai tanggal 29 hingga 31 Juli 2026.
Acara yang dihadiri oleh para guru dan kepala
sekolah dari sekolah-sekolah dampingan YLAI di Sumba Timur ini dibuka secara
resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumba Timur, Imanuel
Takandjandji, S.E.
Dalam sambutannya, Imanuel Takandjandji
menyampaikan apresiasi yang tinggi atas sinergi bersama YLAI dalam mendorong
peningkatan mutu pendidikan di daerah.
"Literasi merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter dan kecerdasan anak. Melalui pelatihan Membaca Berimbang ini, kita ingin memastikan para pendidik memiliki strategi yang tepat dan interaktif dalam mendampingi siswa, sehingga minat serta kemampuan membaca anak-anak di Sumba Timur dapat terus meningkat," ujar Imanuel.
Komitmen
Keberlanjutan Program
Sementara itu, Koordinator Lapangan (Korlap) YLAI
untuk Sumba Timur, Jeck Lakimodu, dalam sambutannya menekankan
pentingnya keberlanjutan dari dampak program pelatihan ini bagi sekolah-sekolah
sasaran.
Jeck berharap agar metode dan praktik baik yang
diperoleh selama pelatihan dapat terus diterapkan oleh para pendidik secara
mandiri dan konsisten.
"Kami berharap kegiatan dan pendekatan
membaca berimbang ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan di setiap
sekolah, meskipun masa program pendampingan YLAI nantinya telah selesai. YLAI
tetap berkomitmen untuk terus bermitra dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumba
Timur demi memajukan minat baca dan kualitas literasi anak-anak," ungkap Jeck Lakimodu.
Fokus
Pelatihan Membaca Berimbang
Pelatihan ini membekali peserta dampingan dengan
keterampilan praktis metode Balanced Literacy Approach (Pendekatan
Membaca Berimbang). Strategi ini mencakup beberapa teknik pengajaran kunci,
seperti:
Melalui kolaborasi erat antara Dinas Pendidikan
dan YLAI, pelatihan ini diharapkan mampu mencetak pendidik yang adaptif dan
kreatif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang ramah literasi di Kabupaten
Sumba Timur.