Luas wilayah Kabupaten Sumba Timur 700.050 hektar dengan kondisi topografi /tingkat kemiringan Kabupaten Sumba Timur dapat digambarkan sebagai berikut :
-    Kemiringan 0 – 8 persen seluas  307.700 ha
-    Kemiringan 8 – 15 persen seluas 130.648 ha
-    Kemiringan 15 – 25 persen seluas 124.009 ha
-    Kemiringan 25 – 45 persen seluas 105.013 ha
-    Kemiringan > 45 persen seluas 32.681 ha

b.Luas Penggunaan  Lahan

Jumlah  Penggunaan Lahan di Kabupaten Sumba Timur Tahun 2012 terdiri atas Jumlah Lahan Hutan, Jumlah Lahan Persawahan, Jumlah Lahan Kering, Luas Penggunalan Lahan bukan sawah,  dan lain-lain. Jumlah Luas lahan hutan  terbagi atas Hutan Lindung sebesar 67245 Ha, Hutan Produksi Tetap sebesar 76534,30, Hutan Produksi Terbatas sebesar 23000 Ha. Untuk lebih jelas tentang Luas Penggunaan Lahan dapat di lihat pada Tabel 3.2 :

Tabel Luas Penggunaan Lahan Tahun 2008- 2012
Di Kabupaten Sumba Timur

c. Klimatologi

Iklim di wilayah Kabupaten Sumba Timur secara keseluruhan dicirikan dengan iklim kering. Berdasarkan karakteristik curah hujan tahunan, Kabupaten Sumba Timur dapat dikelompokkan ke dalam tiga zona, yaitu Zona Utara dengan curah hujan tahunan rata – rata berkisar antara 500 – 1000 mm, Zona Tengah dengan curah hujan tahunan   rata – rata berkisar 1000 – 1500 mm, dan Zona Selatan merupakan daerah yang paling banyak mendapatkan curah hujan dalam setahun yaitu rata – rata 1500 – 2000 mm. Bulan April – Nopember merupakan periode bulan kering.
Suhu udara rata-rata di Kota Waingapu, Ibukota Kabupaten Sumba Timur pada tahun 2011 tercatat terendah  19,30C dan tertinggi sebesar 31,70C. Kelembaban Udara terendah sebesar 77% dan Kelembaban tertinggi sebesar 87 %. Sedangkan curah hujan terendah tahun 2011 sebesar 0,3 mm/th dan curah hujan tertinggi sebesar 316,0 mm/th. Kecepatan Angin terendah sebesar 6 Knot dan tertinggi sebesar 15 Knot. Untuk lebih jelasnya lihat tabel 3.3 dibawah ini.

Tabel
Keadaan Iklim Tahun 2008 – 2012
Tahun 2008 – 2011 Tahun 2008 – 2012

Sumber : Sumba Timur dalam Angka (diolah)