PERKEBUNAN

Sub sektor perkebunan merupakan salah satu sub sektor pertanian yang banyak menyerap tenaga kerja, karena hasil ini merupakan salah satu sumbangan kekayaan alami yang dapat di perbaharui. Hasil ini juga sebagai bahan baku untuk bahan industri pengolahan dan dapat berperan sebagai pelestarian lingkungan hidup. Di Sumba Timur kegiatan sub sektor perkebunan yang meliputi perkebunan besar dan perkebunan rakyat, terhitung sampai akhir 2018 masih kecil kontribusinya terhadap sektor pertanian. Walaupun demikian hasil dari sub sektor ini di harapkan dapat menunjang pendapatan asli daerah Kabupaten Sumba Timur.


Perkembangan produksi komoditi - komoditi perkebunan di Kabupaten Sumba timur yaitu Kopi dengan Luas areal pada tahun 2018 meningkat menjadi 1.135,0 Ha dari tahun 2017 yang hanya seluas 1.063.0 Ha, dengan jumlah produksi yang ikut meningkat sebesar 260 Ton dari tahun sebelumnya. Luas areal kakao juga mengalami peningkatan dari 697,00 Ha ditahun 2017 meningkat menjadi 738,00 Ha ditahun 2018 dengan peningkatan jumlah produksi sebesar 41,20 Ton dari 38,00 Ton di tahun 2017. Luas areal tembakau dari 72,00 Ha ditahun 2017 tidak mengalami perubahan tetap pada angka 72,00 Ha ditahun 2018, akan tetapi jumlah produksinya mengalami penurunan dari 25,00 Ton ditahun 2017 menurun menjadi 24,80 Ton ditahun 2018. Demikianpun halnya dengan kelapa dalam yang mengalami peningkatan luas areal tetapi menurun jumlah produksinya yaitu luas areal sebesar 4.331,00 ha ditahun 2017 meningkat menjadi 4.622,00 ha ditahun 2018, dan jumlah  produksi dari 1.367,00 Ton ditahun 2017 dan  1.380,00 Ton ditahun 2018. Luas areal cengkeh mengalami perubahan dari tahun sebelumnya yaitu sebesar 270 Ha pada tahun 2017 menjadi 480,00 Ha pada tahun 2018 dan mengalami kenaikan jumlah produksi dari 32.00 Ton ditahun 2017 menjadi 32,40 Ton ditahun 2018. Untuk jambu mete, luas arealnya juga tidak mengalami peningkatan yang berarti dari 9.464,00 Ha ditahun 2017 meningkat menjadi 9.664,00 ha ditahun 2018 dengan peningkatan jumlah produksi sebesar 3.414,00 ton.