Bertempat di Aula Gedung  DPRD Lama Kab. Sumba Timur tanggal 8 Mei 2013, Wakil Bupati Sumba Timur, dr Matius Kitu,Sp.B membuka acara rapat koordinasi kegiatan Program Keluarga Harapan (PKH). Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Timur, Drs. S. Petrus Manuk, Sekretaris Daerah Kab. Sumba Timur Ir. Juspan, M.Si, Asisten Ekonomi dan Pembangunan,  pimpinan Dinas/Badan/Kantor Unit kerja yang tergabung dalam Tim Koordinasi PKH Kab. Sumba Timur, para Camat, serta para pendamping dan operator PKH.

Setelah penyerahan secara simbolis kepada operator dan pendamping PKH berupa Laptop 12 unit dan motor roda 2 sebanyak 5 unit, dalam sambutannya pada pembukaan acara tersebut Wakil Bupati menyatakan bahwa kemiskinan menjadi tantangan dalam pembangunan bangsa dewasa ini. Kemiskinan di Indonesia mencapai 14% dan Sumba Timur merupakan urutan keempat kabupaten termiskin di Propinsi NTT. Dengan demikian peran pemerintah adalah berkewajiban untuk menekan angka kemiskinan dari tahun ke tahun melalui berbagai program pembangunan, salah satunya adalah Program Keluarga Harapan (PKH). Selain itu dikatakan bahwa tujuan dari PKH tersebut adalah untuk meningkatkan jangkauan pelayanan dan aksesbilitas masyarakat tidak mampu terhadap pelayanan pendidikan dan kesehatan. PKH yang diluncurkan sejak tahun 2007 dengan sasaran Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) tersebut dilihat  dari segi ekonomi yaitu makan dan minum untuk memenuhi kebutuhan dasar, sedangkan miskin yang normal dilihat dari  rumah, pakaian, pendidikan dan kesehatan.

Sasaran PKH tersebar di 12 Kecamatan dari 22 Kecamatan di Sumba Timur pada tahun 2012 sebesar 4.475 RTSM. Dan sesuai dengan persyaratan program PKH tersebut saat dilakukan validasi oleh para pendamping PKH terdapat 4.102 RTSM yang memenuhi syarat untuk menerima bantuan tunai. Sedangkan di tahun 2013 terjadi peningkatan jumlah RTSM sebesar 4.351 RTSM.
Wakil Bupati berharap agar semua yang terlibat dalam pelaksanaan Program Keluarga Harapan, dapat bekerja secara maksimal untuk menyukseskan PKH demi terwujudnya  peningkatan kualitas hidup RTSM. Kepada para camat agar selalu memantau dan mengawasi pelaksanaan PKH, khususnya RTSM sehingga dapat menggunakan bantuan tunai yang diberikan sesuai dengan kebutuhan serta dapat memotivasi RTSM agar dapat menjalankan kewajibannya.

 

Oktavianus Tamu Ama, S.Sos selaku Ketua UPPKH Kab.Sumba Timur dalam laporannya megatakan untuk mencapai tujuan utama PKH tersebut memerlukan keterlibatan dari pihak-pihak terkait di pusat maupun di daerah yang tergabung dalam tim koordinasi PKH guna mengetahui sejauh mana permasalahan dan pelaksanaan PKH di Kabupaten Sumba Timur. Adapun jumlah peserta rapat koordinasi PKH di kab. Sumba Timur sebanyak 25 orang yang terdiri dari Tim Koordinasi PKH Kab. Sumba Timur, Camat Pelaksana PKH, Koordinator Pendamping dan Operator serta Sekretariat UPPKH.