Waingapu - Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumba Timur, Ir. Yunus D. Wulang, Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumba Timur, Ir. Yohanis Gah, dan beberapa Pejabat Struktural dari Bappeda dan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumba Timur, mengikuti Rapat keempat Tim Pembina (steering commitee) Program Inovasi Provinsi NTT melalui aplikasi Zoom dengan mengusung Tema Pelajaran (lessons learnt) dari Inovasi Tahap I dan Penyiapan Kemitraan Inovasi Tahap II Periode Juli 2020 sampai dengan Desember 2023.

Pada kesempatan ini, Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Josef Nai Soi, M.M, membuka rapat Tim Pembina (Steering Commitee). dalam sambutannya wakil Gubernur Provinsi NTT berterimakasih dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pprogram Inovasi karena telah meningkatkan Literasi dan Numerasi dasar di empat Kabupaten sedaratan Sumba, dan juga Inovasi dan TASS (Technical Assistance for Education Systems Strengthening)  yang telah memfasilitasi penyusunan Grand Desain Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur 2020-2030. Hasil penilaian akhir pada awal Tahun 2020, siswa di 129 Sekolah Dasar (SD) mitra INOVASI pada 4 kabupaten se-daratan Sumba, menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca anak yang telah mencapai 93 persen dari studi awal yang dilakukan sejak bulan Februari 2018 lalu. Keberhasilan anak-anak Sumba adalah sebagai bukti di mata internasional bahwa anak - anak Nusa Tenggara Timur mampu ketika mendapatkan perlakuan pembelajaran yang ramah dan kontekstual. Karena itu, kepada para bupati dari empat kabupaten sedaratan Sumba, Wakil Gubernur berharap agar pengalaman dan praktik baik dari 129 SD mitra segera disebarluaskan pada semua 554 SD non-mitra se-daratan Sumba. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur siap untuk melanjutkan kerjasama dengan Kementerian pendidikan dan kebudayaan, dengan Kedutaan Besar Australia, LSM dan media dalam menyongsong inovasi tahap II periode Juli 2020 hingga Desember 2023 untuk terus memperbaiki proses kerjasama guru, orangtua dan peluang pembelajaran digital.

Mewakili Pemerintah Australia, Michlle Lowe selaku Counseller Human Development mengatakan Pemerintah Australia senantiasa mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia termasuk dalam situasi sulit seperti pandemi Covid-19 saat ini. Melalui program INOVASI, Pemerintah Australia sangat bersyukur dapat memberikan dukungan berkelanjutan untuk memperkuat kualitas pendidikan di Indonesia, terutama di jenjang pendidikan dasar. Pandemi Covid-19 mempengaruhi kehidupan keseharian kita, termasuk aktivitas pembelajaran sekolah yang saat ini dilakukan secara jarak jauh. proses belajar mengajar seperti saat ini tentu tidak mudah. Dari hal ini maka INOVASI sedang mencari cara untuk mendukung mereka yang terdampak oleh perubahan ini, dan bersama mitra pembangunan lainnya, mendukung pemerintah pusat untuk mengembangkan kebijakan serta cara-cara terbaik untuk mengatasi kondisi saat ini.

Mewakili Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Moch. Abduh, Ph.D sebagai Plt. Kepala Pusat Asesmen dan Pembelajaran menyampaikan beberapa capaian program INOVASI Tahap I yang diimplementasikan sejak November 2017 hingga Desember 2020. Kita telah mencapai banyak kemajuan terutama pada pembelajaran siswa di kelas. Seperti peningkatan sebesar 150% dari jumlah siswa yang menguasai literasi dasar, ketepatan membaca siswa yang mencapi 93%, dan lebih dari 90% guru menguasai pengajaran literasi dasar.

Sementara pada sesi pemaparan, Ketua Forum Peduli Pendidikan Sumba (FPPS) Periode 2020-2021 yang juga merupakan Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Marthen Christian Taka, S.IP menyampaikan beberapa hal yang bisa diambil sebagai pelajaran selama implementasi program INOVASI Tahap I, pendekatan berbasis data telah terbukti mampu menghadirkan program - program yang sesuai dengan kebutuhan di setiap kabupaten. Pendekatan yang sama juga terbukti mampu mendorong perubahan kebijakan terutama di tingkat kabupaten.

Mewakili Kabupaten Sumba Timur dalam sesi pemaparan, Kepala Dinas Pendidikan, Ir. Yunus D. Wulang menyampaikan Apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi dan pemerintah Australia dengan program Inovasi yang telah dilaksanakan dan akan dilanjutkan dengan program Inovasi tahap dua. Selanjutnya beberapa hal yang menjadi masukan bagi program inovasi adalah fasilitator Inovasi yang telah ditetapkan pada fase yang pertama agar terus bekerjasama sesuai dengan harapan ketua FPPS dan untuk kegiatan program inovasi khususnya di dinas pendidikan perlu diadakan penguatan peningkatan sumber daya manusia sehingga kegiatan - keiatan yang berhubungan dengan inovasi dapat ditangani lebih maksimal.

Direktur INOVASI, Mark Heyward menyampaikan rencana keberlanjutan kemitraan untuk Tahap II. Rencana Inovasi Tahap II berfokus mendukung perubahan pada kebijakan, sistem, dan praktik pendidikan yang sudah terbukti mendukung hasil pembelajaran. Kendati masih menunggu persetujuan dari Pemerintah Australia, Mark menekankan INOVASI akan bekerja dengan kabupaten yang memiliki komitmen tinggi.

Rapat Tim Pembina INOVASI yang keempat ini menghasilkan sejumlah rekomendasi, yaitu Terus bermitra dengan Kedutaan Australia serta berkonsultasi dengan Kemendikbud, kementerian lainnya dan lembaga terkait lainnya; Memperkuat jejaring terutama dengan Kantor Bahasa, UPT Tekkomdik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, LPMP, LSM, LPTK, dunia usaha dan industri, lembaga pilantropis dan lembaga terkait lainnya; Menyiapkan berbagai sumber daya yang diperlukan (APBD, BOS/BOSDA, staf/tenaga, sarana kantor, kelompok kerja – pokja) untuk mendukung INOVASI membantu kabupaten mitra dalam merancang, mengimplementasikan, dan memantau program rintisan, penyebarluasan hasil rintisan, dan peningkatan kapabilitas dinas pendidikan di kabupaten dan Melakukan peninjauan kembali tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja (STOK) di dinas pendidikan kabupaten karena adanya pergeseran paradigma global dari akses sarana- prasarana ke pembelajaran termasuk pembelajaran daring, arahan Gubernur NTT tentang prioritas program literasi, numerasi, dan pendidikan karakter, Permendikbud tentang STOK Kemendikbud (Nomor 45/2019) dan Renstra Kemendikbud 2020-2024.

INOVASI(Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia) merupakan program kemitraan pendidikan antara Pemerintah Indonesia dan Australia yang bertujuan menemukan dan memahami cara-cara untuk meningkatkan hasil belajar siswa – khususnya yang berkaitan dengan kemampuan literasi dan numerasi, baik itu di kelas maupun di sekolah.