“Bentuk rasa terimakasih kita kepada para pahlawan yang gugur dalam peperangan untuk memperjuangkan hak-hak kita tidak hanya dengan cara mengenang sejarah, bentuk rasa hormat kita kepada para pejuang yang gugur dalam medan pertempuran untuk membela hak dan martabat bangsa tidak hanya dengan membaca riwayat mereka, tetapi kita harus berusaha semampu kita untuk meneruskan perjuangan mereka dan mengisi kemerdekaan ini dengan berbagai aktifitas sesuai tugas pokok fungsi atau apapun pekerjaan kita”. Demikian dikatakan oleh Bupati Sumba Timur, Drs. Gidion Mbilijora, M.Si. dalam pidatonya sebagai inspektur upacara memperingati detik-detik HUT Proklamasi ke-68 Republik Indonesia dilapangan Pahlawan Waingapu. Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Sumba Timur, drh. Palulu P. Ndima, M.Si. anggota Forkopimda, Wakil Bupati Sumba Timur, dr. Matius Kitu Sp.B. para pejabat sipil dan militer di Kabupaten Sumba Timur serta dihadiri oleh ratusan peserta upacara dari berbagai unsur.

Tema Peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke – 68 kali ini adalah: “Mari Kita Jaga Stabilitas Politik Dan Pertumbuhan Ekonomi Kita Guna Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat”.  Untuk itu Bupati mengajak seluruh masyarakat Sumba Timur untuk menjaga stabilitas politik menjelang pemilihan umum tahun 2014. Oleh karena pemilihan umum yang dilaksanakan setiap 5 tahun merupakan perwujudan demokrasi bangsa yang perlu dijaga dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sesuai peran masing-masing. Dalam pelaksanaan pemilihan umum yang menganut sistem multi partai tentunya memungkinkan adanya perbedaan pandangan dan pilihan politik yang sangat rentan terhadap gesekan dan pertentangan. Oleh karena itu melalui momentum yang sangat berharga tersebut, Bupati mengajak masyarakat Sumba Timur agar menyatukan tekad untuk tetap menjaga persatuan, kerukunan, persaudaraan guna menjaga ketenangan dan kenyamanan dalam hidup bermasyarakat. Adapun perbedaan pandangan dan pilihan politik jangan menjadi alasan untuk merusak sendi-sendi persaudaraan, kekeluargaan dan kekerabatan yang telah terjaga sangat harmonis selama ini.

Pada kesempatan tersebut Bupati juga menyampaikan bahwa pada tahun 2013 ini Pemerintah Daerah bersama DPRD dan seluruh komponen masyarakat telah menyepakati untuk melaksanakan pemekaran Kabupaten Sumba Timur yang akan diproses sesuai tahapan pelaksanaanya. Hal tersebut berdasarkan hasil kesepakatan pada Rapat Akbar Persiapan Pemekaran Kabupaten Sumba Timur yang dilaksanakan pada tanggal 18 Mei 2013 di Gedung Nasional Umbu Tipuk Marisi Waingapu. Untuk itu dimohon dukungan dari seluruh masyarakat Sumba Timur agar proses Pemekaran Kabupaten Sumba Timur ini berjalan lancar dan sesuai aturan yang berlaku.