SERAH TERIMA JABATAN BUPATI SUMBA TIMUR DAN WAKIL kepada SEKDA SEBAGAI PLH

Waingapu - Berakhirnya masa jabatan Bupati Sumba Timur, Drs. Gidion Mbilijora, M.Si dan Wakil Bupati Umbu Lili Pekuwali, ST, MT periode 2016-2021 pada Rabu (17/2/2021), Bupati Sumba Timur menyerahkan jabatan Bupati kepada Pelaksana Tugas Harian yaitu Sekda Sumba Timur, Domu Warandoy, S.H, M.Si, menjadi Plh Bupati selama belum dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Sumba Timur.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur, Domu Warandoy, SH, M.Si ditunjuk sebagai pelaksana harian (plh) Bupati Sumba Timur berdasarkan Surat Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor: Pem.131/II/67/II/2021, tanggal 16 Pebruari 2021 tentang Penunjukan Pelaksana Harian (Plh) Bupati Sumba Timur. Penunjukan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur sebagai Pelaksana tugas sehari - hari Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur menggantikan Bupati Drs. Gidion Mbilijora, M.SI dan Wakil Bupati Umbu Lili Pekuwali, ST, MT yang masa jabatannya berakhir pada tanggal 17 Pebruari 2021.
Serah terima jabatan tersebut ditandai dengan penanda tangan Berita Acara serah terima jabatan antara Pejabat Lama dengan Pejabat Baru yang disaksikan oleh Wakil Ketua DPRD Sumba Timur serta dalam kesempatan tersebut dilanjutkan penyerahan memori serah terima jabatan dari pejabat lama kepada pejabat yang baru.
Serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur dilaksanakan di Lantai Dua Aula Kompleks Perkantoran Setda Kabupaten Sumba Timur dan dihadiri oleh Wakil Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, ST, MT, Ketua DPRD, Ali Oemar Fadaq, Wakil Ketua DPRD, Umbu Kahumbu Nggiku, Wakil Bupati Terpilih periode 2021 - 2024, Forkopimda Kabupaten Sumba Timur Dandim 1601 Sumba Timur, Letkol Czi Dr Dwi Joko Siswanto,S.E, M.I.Pol , Kajari Sumba Timur dan Ketua Pengadilan Negeri Waingapu, Wakapolres Kompol Abdullah Paoh para Asisten pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Timur, para Pimpinan Perangkat Daerah, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat Ketua TP-PKK serta undangan lainnya.
Bupati Sumba Timur periode 2016-2021, Drs. Gidion Mbiliora, M.Si dalam sambutanya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dukungan dari seluruh masyarakat Sumba Timur yang diberikan selama menjabat sebagai Bupati bersama wakil bupati dalam meminpin Kabupaten Sumba Timur dan memohon maaf jika ada kekurangan dan kekhilafan dalam menjalankan tugas dan amanat yang diemban oleh mereka berdua dan berharap agar siapapun nantinya Bupati yang memimpin Sumba Timur agar semua pihak dapat membantu untuk bahu membahu bekerjasama dengan bupati dan wakil bupati terpilih dengan tujuan untuk memajukan Kabupaten Sumba Timur menjadi lebih baik.
Selanjutnya Bupati Sumba Timur periode 2016-2021, Drs. Gidion Mbilijora, M.Si mengatakan, seharusnya pada tanggal 17 Februari 2021 dilakukan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Sumba Timur tetapi pelantikan tersebut diundur waktu pelaksanaannya karena beberapa daerah yang melaksanakan PILKADA serentak beberapa waktu yang lalu masih menunggu hasil putusan sidang Mahkamah Konstitusi sehingga Sekda ditunjuk sebagai Plh Bupati, dimana sesuai aturan yang ditetapkan oleh pemerintah dalam hal ini secara aturan, Sekda menjalankan tugas kepala daerah sampai dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati definitif.
Diakhir sambutannya, Bupati Sumba Timur periode 2016-2021, Drs. Gidion Mbilijora, M.Si menyampaikan beberapa hal yang masih menjadi perhatian yaitu masalah kemiskinan, infrastruktur yang masih menjadi pekerjaan rumah itu karena keterbatasan dana dan sumber daya sehingga perlu dukungan dari semua pihak untuk saling bahu membahu membantu satu sama lain, kompak, Forkopimda, Forum OPD dan Pimpinan perangkat daerah maupun yang berada dalam lingkup sekretariat daerah untuk dapat terus bekerjasama dan saling mendukung mengatasi  dan memecahkan masalah tersebut.
Mengakhiri sambutannya, beliau menyampaikan dalam kesempatan yang berbahagia, selama menjalani roda pemerintahan kabupaten Sumba Timur dalam menjalankan tugasnya, tentu ada hal yang berkenan ada yang tidak berkenan, ada hal yang menyenangkan dan juga yang tidak menyenangkan di hati masyarakat Kabupaten Sumba Timur, serta kesalahan yang dilakukan baik disengaja maupun tidak disengaja, oleh sebab itu dari hati yang paling dalam beliau memohon maaf serta berharap dengan berakhirnya masa jabatan bukan berarti mengakhiri tetapi akan semakin mempererat hubungan kekerabatan sosial yang sudah terjalin.
Pelaksana Harian (Plh) Bupati Sumba Timur, Domu Warandoy, S.H, M.Si dalam sambutannya mengatakan Serah Terima Jabatan dengan penunjukan Pelaksana harian atas dirinya itu sebagai amanah Undang-Undang yang harus dihormati untuk dilakukan agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan yang tentunya serah terima jabatan tetap mengacu pada akhir masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati yang berakhir pada 17 Februari 2021. Hal ini diperkuat dengan beberapa hari terakhir dirinya terus melakukan komunikasi konfirmasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait pelaksanaan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Sumba Timur yang diundur ke akhir Februari 2021 sehingga dengan demikian maka akan ada Plh Bupati. Dijelaskan lebih lanjut oleh Plh Bupati yaitu sesuai PP Nomor 49 Tahun 2008 tentang perubahan ketiga atas PP Nomor 6 Tahun 2005 tentang pemilihan, pengesahan pengangkatan dan pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah pasal 131 ayat 4 menegaskan bahwa dalam hal terkadi kekosongan jabatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah sebagaimana dimaksud pada ayat 3 maka Sekretaris Daerah melaksanakan tugas sehari-hari sampai Presiden mengangkat Penjabat Kepala Daerah.
Jabatan Plh Bupati itu akan berlangsung sampai dengan pelantikan Bupati definitif serta Plh Bupati hanya melaksanakan tugas-tugas rutin Bupati dan tidak mengambil keputusan strategis hal ini dijelaskan lebih lajut oleh Plh Bupati Sumba Timur, Domu Warandoy, M.Si dalam sambutannya yaitu terkait dengan kebijakan strategis, seperti mutasi pejabat dan pengangkatan dalam jabatan hal tersebut tidak bisa dilakukan. Selanjutnya Plh Bupati mengatakan, serah terima jabatan tetap mengacu pada protokol kesehatan Covid-19 yang dilaksanakan secara sederhana dan terbatas, sehingga dapat meminimalisir penyebaran Covid-19.
Pelaksana Harian (Plh) Bupati Sumba Timur, Domu Warandoy, S.H, M.Si diakhir sambutannya mengatakan selaku pelaksana harian Bupati bersama seluruh SKPD dan masyarakat Sumba Timur menyampaikan Penghargaan dan terimakasih yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian bapak Bupati Sumba Timur dan Wakil Bupati yang sudah memimpin daerah ini selama lima tahun. Tentu dalam waktu lima tahun telah banyak hal yang dibuat oleh bapak berdua untuk kemajuan Sumba Timur untuk itu Doa restu Bupati dan Wakil Bupati akan menjadi motivasi kami dalam melaksanakan tugas pekerjaan kedepannya.
Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan acara serah terima Jabatan oleh Ketua Tim Penggerak TP. PKK Kabupaten Sumba Timur periode 2016-2021, Ny. Rambu Kahi Yani Mbilijora, S.Pd kepada Plh Ketua Tim penggerak TP. PKK Kabupaten Sumba Timur, Ny. Narwasty Danga Hinda, S.Pd yang diawali dengan pembacaan Berita Serah Terima Jabatan.
Selanjutnya dilanjutkan dengan penyematan Cenderamata kepada Bupati Sumba Timur dan Wakil Bupati bersama pasangan masing-masing yang dilakukan berturut-turut oleh Plh. Bupati Sumba Timur, Kepala Bagian Umum dan Asisten perekonomian dan Pembangunan Seretariat Daerah kabupaten Sumba Timur, Umbu Maramba Memang, S.Pt.

Pada kesempatan yang sama diakhir acara serah terima Jabatan, Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesisa PGRI menyerahkan Anugerah dan Piagam Penghargaan Dwija Praja Nugraha kepada Bupati Sumba Timur Periode 2016-2021, Drs. Gidion Mbilijora,M.Si atas dedikasi dan kepedulian kepada PGRI dalam mendukung dunia Pendidikan dengan selalu memberikan perhatian kepada PGRI Kabupaten Sumba Timur atas segala hal yang dibutuhkan.Terimakasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya juga diucapkan oleh Yance Manu Dima, SPd didampingi Kornelis Kadja, S.Pd sebagai perwakilan Pengurus Besar PGRI kepada pemerintah Kabupaten Sumba Timur dan DPRD Sumba Timur yang telah memberikan perhatian yang luar biasa dalam dunia Pendidikan, selanjutnya disematkan penghargaan Dwija Praja Nugraha.(dd)