Waingapu - Dalam upaya Menekan Peningkatan Kasus Baru Corona Virus Disease (COVID-19), BUPATI SUMBA TIMUR mengeluarkan SURAT EDARAN Nomor: KESRA.400/1.736/VIII/2021 tentang PERPANJANGAN PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT LEVEL IV SEBAGAI UPAYA MENEKAN PENINGKATAN KASUS BARU CORONA VIRUS DISEASE 2019 (COVID-19) DI KABUPATEN SUMBA TIMUR.

Dengan Pertimbangan dan Berdasarkan Hasil Evaluasi dari Rapat Koordinasi yang dilaksanakan ditingkat Kementerian RI pada 24 Juli 2021 dimana dari 21 Provinsi di Indonesia, Provinsi NTT dan Kabupaten Sumba Timur sebagai salah satu kabupaten bersama Kabupaten Sikka dan Kota Kupang di provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai Wilayah Terdampak Penerapan Pemberlakuan Masyarakat Level IV serta dengan mempertimbangkan beberapa hal, dimana Peningkatan Persentase Terkonfirmasi Positif di Provinsi NTT tertinggi (77,4%) tertinggi diluar Jawa dan Bali; Kasus Aktif terbesar 11,38%; Peta sebaran Kasus Varian Delta terbesar di NTT 40 Kasus di luar Pulau Jawa dan Bali; BOR dan Konversi TT diatas Standar WHO <60% dimana Kabupaten Sumba Timur 75%, Kabupaten Sikka 76% dan Kota Kupang 73% dan persentase Capaian Vaksinasi di Kabupaten Sumba Timur dan Kabupaten Sikka masih di bawah rata-rata Nasional.

Tetapi sampai dengan berakhirnya pemberlakuan PPKM Level IV, dari 26 Juli 2021 sampai dengan 08 Agustus 2021 beberapa indikator dan parameter utama diharapkan terjadinya penurunan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 tetapi yang terjadi semakin meluasnya penyebaran kasus di seluruh wilayah kecamatan maka dengan pertimbangan untuk menekan peningkatan kasus baru Corona Virus Disease 2019 maka perlu menerapkan Kebijakan perpanjangan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV di Kabupaten Sumba Timur mulai tanggal 9 Agustus sampai dengan 22 Agustus 2021.

Berikut Surat Edaran Bupati Sumba Timur tentang Perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat Level IV sebagai upaya Menekan Peningkatan Kasus Baru Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur.

link download https://bit.ly/3gInxDZ