BIMBINGAN TEKNIS PENINGKATAN KAPASITAS PAUD-HI KABUPATEN SUMBA TIMUR

Waingapu - Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel Praing, M.Si membuka kegiatan Bimbingan Teknis “ Peningkatan Kapasistas Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD-HI) Bagi Satuan Paud Se-Kabupaten Sumba Timur.

Kegiatan Bimbingan Teknis bagi satuan PAUD-HI sekabupaten Sumba Timur dilakukan pada hari Rabu 22-25 September 2021, bertempat di Gedung Nasional Umbu Tipuk Marisi. Bimbingan Teknis ini dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sumba Timur bekerja sama dengan Direktorat Paud, Dikdas dan Dikmen Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Badan Riset dan Teknologi Republik Indonesia. Hadir bersama Bupati Sumba Timur, Ketua Bunda Paud Dra. Merliaty P Simanjutak, M.Si dan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sumba Timur, Ruben Nggulindima, S.Sos. M.Pd.

Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel Praing, M.Si dalam sambutannya mengatakan Anak-anak adalah aset penting bagi bangsa yang harus dijaga dan dilindungi, karena di tangan dan di pundak merekalah bangsa dan negara ini akan diteruskan. Anak merupakan generasi penerus cita-cita perjuangan bangsa. Akan tetapi, Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri untuk pemenuhan hak pendidikan anak karena pemerintah menyadari bahwa orang tualah pendidik pertama dan utama yang harus mengawal dan mendampingi anak serta memastikan terpenuhinya hak-hak anak terutama hak pendidikan, kesehatan, perlindungan dan kesejahteraan. ‘Oleh karena itu, saya menghimbau kepada semua orang tua, guru-guru dan setiap kita yang peduli akan tumbuh kembang anak, agar lebih intens menjaga dan membimbing anaknya masing-masing dengan penuh kasih sayang dan berdasarkan norma-norma agama yang dianut agar karakter dan akhlak mereka dapat terbentuk dengan baik dan ber-etika sejak dari dalam keluarga dan lingkungan sekolah”, jelas Bupati.

Lebih lanjut Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel Praing, M.Si menjelaskan salah satu masalah kesehatan pada anak di Indonesia khususnya di Kabupaten Sumba Timur saat ini adalah Stunting, yaitu suatu kondisi di mana tinggi badan seorang anak tidaklah sama jika dibandingkan dengan tinggi badan anak seusianya. Perang terhadap stunting di Kabupaten Sumba Timur harus dilakukan secara gotong royong. Salah satu terobosan yang telah kita lakukan adalah menjadikan Pimpinan Perangkat Daerah sebagai Orang Tua Asuh bagi bayi/balita Gizi Buruk yang ada di Kabupaten Sumba Timur. Dengan hadirnya Orang Tua Asuh ini diharapkan penanganan bayi/balita Gizi Buruk dapat lebih cepat diselesaikan sehingga angka Gizi Buruk di Sumba Timur dapat dikurangi bahkan ditiadakan.

Harapan yang sama perlu saya sampaikan melalui kesempatan yang baik ini, kepada setiap kita yang hadir saat ini agar dapat memberi perhatian yang lebih kepada anak-anak Sumba Timur, khususnya yang ada di lingkungan PAUD masing-masing, tidak hanya berfokus pada sisi pembelajaran membaca dan menulisnya, namun terlebih pada sisi pengembangan karakter, kesehatan dan juga kesejahteraannya, Kata Bupati Sumba Timur Drs Khristofel Praing, M.Si.

Ketua Bunda Paud Kabupaten Sumba Timur Merliaty P Simanjutak, M.Si dalam pemaparan materinya menjelaskan orang tua harus membangkitkan mental anak-anaknya ke arah yang positif, anak tidak perlu ditakut-takuti tapi harus melakukan pendekatan kasih sayang dan mengajak mereka untuk saling berdialog atau berdiskusi satu sama lainnya agar mental dan psikologi anak bisa baik kedepannya.  Angka kasus kekerasan seksual terhadap anak juga masih terbilang cukup tinggi di kabupaten Sumba Timur, hal ini menjadi tanggung jawab kita semua, baik lintas OPD maupun guru-guru Paud yang hadir pada Bimtek kali ini.

Hadapilah anak-anak Paud dengan jiwa melayani dan penuh kasih. Bimtek kali ini menjadi bekal bagi guru-guru paud ketika turun dilapangan agar punya daya juang dalam mengabdi. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada guru-guru Paud di Kabupaten Sumba Timur yang sudah melayani dengan penuh hati tulus kepada anak-anak kita di Sumba Timur, saya sangat yakin dan percaya ditangan bapak/ibu akan lahir pemimpin-pemimpin besar yang akan membangun Indonesia dan Sumba Timur kedepannya dengan lebih baik, jelas Bunda paud Sumba Timur, Dra. Merliaty P Simanjuntak, M.Si.

Koordinator Pelaksana Peserta Didik Dirjen Paud, Aria Ahmad Mangunwibawa dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini sangat penting dalam meningkatkan soft skiil guru Paud kedepannya. saya sangat mengapresiasi kegaiatan yang dilakukan oleh Pemda Kabupaten Sumba Timur dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaaan. Pemda dan pemerintah pusat penting sekali untuk selalu melakukan sinergitas satu sama lain agar berbagai persoalan dan potensi terkait Paud bisa kita kerjakan bersama.

Lebih lanjut Margunwibawa menjelaskan beberapa peran dari Direktorat Paud dalam mendukung perwujudan Paud-HI ditingkat daerah adalah mendorong hadirnya ragam kerangka regulasi, memberikan stimulant serta bimbingan teknis untuk penguatan Dinas Pendidikan dan Bunda Paud, mendampingi satuan Paud agar dapat menyediakan lingkungan belajar kualitas melalui program dan kegiatan dan masih banyak lagi lainnya. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada guru-guru Paud yang terus mengabdi dengan sepenuh hati, ditangan bapak/ibu lah visi menuju Indonesia emas tahun 2045 akan tercapai dengan baik jika anak-anak kita dipersiapkan dengan baik sejak dini.

Kutipan yang selalu diucapkan oleh bunda PAUD kab. Sumba Timur, Ina Mapanamung Ama Mapaaing Ananggu Wuranggu yang memberikan arti yang begitu kuat dalam kehidupan masyarakat Sumba Timur, Ibu yang selalu mengasihi dan menyayangi, Ayah yang Mengayomi dan membimbing, Anakku Kesayanganku ...