Bupati Sumba Timur, Drs. Gidion Mbilijora, M.Si membuka Rapat Pos Koordinasi Peningkatan Beras Nasional (P2BN) tingkat Kabupaten Sumba Timur dan Sosialisasi Subsidi Benih, yang diselenggarakan pada tanggal 18 Juli 2013 digedung nasional Umbu Tipuk Marisi yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur, Ir. Juspan M.Si, Asisten Administrasi SetdaKab Sumba Timur

, Domu Warandoy, SH. MSi dan para Kepala Dinas lingkup Kemakmuran serta Ketua KTNA Kab. Sumba Timur. Dikatakan oleh Bupati Sumba Timur bahwa kegiatan ini    merupakan momentum yang strategis untuk memantapkan persepsi dan gerakan dalam mensukseskan program nasional yakni surplus beras 10 juta ton pada tahun 2014. Program P2BN ini menjadi tanggung jawab bersama Pemerintah, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk mensukseskan, dimana secara nasional dilaksanakan program Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) dengan dukungan saprodi berupa bantuan langsung benih bermutu, pendidikan dan pendampingan teknologi oleh aparat pertanian.
Lebih lanjut dikatakan oleh Bupati bahwa pencapaian surplus beras beras 10 juta ton secara nasional tahun 2014 merupakan tanggungjawab bersama sehingga dibutuhkan komitmen dan gerakan untuk percepatan produksi melalui berbagai kegiatan dan teknologi. Kegiatan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) yang mengintegrasikan kegiatan pendidikan dan latihan, bantuan agro input dan pendamping teknologi oleh aparat pertanian yang dilaksanakan selama ini menunjukkan hasil yang baik. Oleh karena itu, program SL-PTT ini tetap dilaksanakan pada tahun 2013 ini dengan penyesuaian pendekatan dimana Bantuan Langsung Benih Unggul secara gratis diganti dengan Bantuan Benih Langsung Bersubsidi (BLBS). Dengan adanya perubahan kebijakan nasional ini petani pelaksana SL-PTT akan membayar harga benih sebanyak 25 % dan 75 % harga benih di tanggung pemerintah.
Menghadapi perubahan kebijakan ini tentu dibutuhkan pemahaman dan kerja sama yang baik sehingga kegiatan yang dilaksanakan dapat berhasil dengan baik. Untuk itu Bupati mengharapkan kepada aparat pertanian, camat, kepala desa/lurah dan ketua kelompok tani untuk menjelaskan dengan baik dan jelas sehingga masyarakat dapat menerima program SL-PTT ini dan terhindar dari persepsi yang keliru karena selama ini masyarakat sudah terbiasa menerima benih unggul secara gratis.

 


Menurut Dinas Pertanian  Tanaman Pangan Dan Hortikultura Kabupaten Sumba Timur bahwa dalam rangka mencapai swasembada beras secara nasional pemerintah pusat telah menetapkan Program Peningkatan Beras Nasional (P2BN) yang diselenggarakan diseluruh provinsi dan sebagian kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Sumba Timur. Untuk itu melalui Rapat Pos Koordinasi Peningkatan Beras Nasional (P2BN) tingkat Kabupaten Sumba Timur dan Sosialisasi Subsidi Benih dapat membangun pemahaman bersama, koordinasi dan sinergitas antar unit terkait. Rapat Korrdinasi tersebut melibatkan berbagai instansi diantaranya enam dinas lingkup kemakmuran, pengurus KTNA, BP3K, Pemimpin Pertanian Kecamatan (PPK), pengamat hama, para camat dan lurak/kades. (djo)